PENGOBATAN NON-KONVENSIONAL MASA NIFAS: TERAPI KOMPLEMENTER PIJAT OKSITOSIN PADA NY.D DI DESA BOTO KECAMATAN BANCAK KABUPATEN SEMARANG (STUDI KASUS)
PENGARUH PERSEPSI BEBAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN RUMAH SAKIT PANTI WILASA “Dr. CIPTO” SEMARANG
Keywords:
Nifas, pijat oksitosinAbstract
Latar Belakang: Selama masa nifas banyak ibu menyusui yang gagal memberi ASI eksklusif. Gagalnya ASI eksklusif ini terjadi dikarenakan beberapa faktor. Asuhan kebidanan esensial dengan terapi komplementer pijat oksitosin dapat memperlancar ASI, memberi rasa nyaman untuk ibu, mengurangi sumbatan ASI, mengurangi engorgement (bengkak), menjaga produksi ASI, serta merangsang pelepasan hormone oksitosin. Asuhan kebidanan dilakukan pada Ny. D umur 34 tahun P2A0 di PMB Rukiyah S.Tr.Keb Dusun Krasak Desa Boto Kec.Bancak Kab.Semarang.
Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan melakukan anamnesa, studi dokumentasi dan observasi kepada pasien. Penatalaksanaan asuhan ini menggunakan pola pikir 7 langkah Manajemen Hellen Varney dan didokumentasikan menggunakan metode SOAP.
Hasil: Hasil yang diperoleh dari asuhan kebidanan esensial dengan terapi komplementer pijat oksitosin pada Ny. D berjalan dengan lancar, ibu dan bayi dalam keadaan fisiologi tanpa penyulit dan terapi komplementer efektif dalam memperlancar ASI.